
Natuna(MR)- Anis Santia harus merenggang nyawa minggu 18/07/2020. Wanita mengalami gangguan jiwa itu, meninggal dunia, setelah kepalanya dihantam pakai balok.
Pelaku tidak lain merupakan abng kandungnya sendiri. Kini Dola (32) harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum. Warga Pulau Laut, Kabupaten Natuna itupun telah mengakui perbuatannya.
Hal tersebut diakui Kapolsek Pulau Laut, Iptu Nellay Boy, saat dikonfirmasi lewat selukernya.Ia menjelaskan kejadian itu, sekitar pukul 12.30 WIB.
Kronologis kejadian, karena Dola kesal, dan malu melihat ulah adiknya. Apalagi adiknya sering membuat resah warga dan menjadi aib bagi keluarga.
Berdasarkan informasi dari Ketua RW Desa Tanjung Pala, langsung menuju TKP. Pelaku Adi Dola sudah mengakui perbuatanya dan menyerahkan diri tanpa ada perlawanan, ujar Kapolsek Perbatasan itu.
Untuk sementara ,Jenazah korban Anisantia, telah di bawa Puskesmas Pulau Laut untuk diotopsi. Dari hasil pemeriksaan sementara, kepala bagian depan hancur.
Sementara itu, Camat Pulau Laut, Tabrani mengakui, bahwa korban, sehari sebelumnya sempat lompat ke laut,di pelabuhan tanpa busana.Kemudian diselamatkan oleh warga dan Satpol PP. Bisa jadi karena alasan itu, abangnya merasa malu, ujar Tabrani./Roy
